Yayasan Putri Kasih & Peran Mahasiswa : Politik dan Kewarganegaraan

 ANALISIS KRITIS : ASPEK AKTUALISASI


Universitas adalah saat dimana individu menjadi dewasa dan mampu membawa perubahan di sekitarnya. Ada dua peran yang dimiliki oleh seorang mahasiswa, yaitu sebagai individu maupun sebagai masyarakat kampus. Mahasiswa sebagai individu berarti  mahasiswa sebagai anggota masyarakat. Sedangkan mahasiswa sebagai masyarakat kampus adalah sebagai subjek perubahan atau agent of change. Hal ini berarti mahasiswa memiliki peran penting dalam masyarakat.

Selain peran tersebut, mahasiswa juga memiliki peran sebagai social control. Artinya adalah mahasiswa bertindak sebagai pengontrol kehidupan sosial. Namun sayangnya saat ini banyak mahasiswa tidak memperdulikan sekitarnya. Mereka cenderung sibuk dengan dirinya sendiri. Untuk membantu masyarakat, mahasiswa sebagai agent of change perlu merubah diri sendiri dulu, baru bisa membawa perubahan bagi sekitarnya. Sedangkan mahasiswa sebagai social control, perlu mengembangkan rasa kepedulian untuk sekitarnya. Kepedulian ini tidak harus dengan aksi demonstrasi di jalanan. Pemikiran mahasiswa, diskusi dan memberikan bantuan baik moral maupun materi sangat membantu.

Berkaca dari pengalaman serta pengamatan yang di lakukan saat berkunjung ke Yayasan Putri Kasih, Sukun. Dimana Yayasan Putri Kasih adalah komunitas yang dalam pandangan mata orang awam sebagai komunitas religius karena yang menjalankan yayasan ini adalah orang yang beragama katholik. Namun tujuan dari komunitas ini bukan untuk kepentingan mereka namun kepentingan sosial masyarakat luas.

Timbulnya masalah sosial di dalam masyarakat salah satunya karena pendidikan yang rendah. Maka dari itu edukasi terhadap masyarakat merupakan salah satu cara untuk mengurangi permasalahan sosial, karena semakin rendah sumber daya manusianya maka sikap masyarakat terhadap suatu permasalahan atau isu yang terjadi menjadi kurang peka. Hal ini dapat melibatkan peranan mahasiswa seperti yang sudah dilakukan oleh Yayasan Puteri Kasih.

Kemiskinan juga menjadi salah satu bentuk masalah sosial yang paling sering kita jumpai. Kemiskinan dapat menyebabkan pemenuhan gizi yang ada pada suatu kelompok masyarakat juga kurang. Yayasan Puteri Kasih mencoba membantu mengatasi hal ini dengan diadakannya pemberian sembako kepada para lansia, adanya pemeriksaan kesehatan gratis dan pemberian tambahan gizi kepada para anak-anak. Para mahasiswa juga bisa mengambil peran dalam kaitannya dengan kelancaran kegiatan Yayasan Puteri Kasih. Karena seperti yang kita ketahui, jumlah suster di Yayasan Puteri Kasih masih terbatas dan membutuhkan bantuan mahasiswa dalam merealisasikannya.

REFLEKSI


Mahasiswa memiliki berbagai peran, baik sebagai agent of change maupun sebagai social control. Sebelum menjalankan peran-peran tersebut, mahasiswa harus merubah dirinya agar mampu membantu masyarakat dengan memiliki rasa kepedulian sosial. Dengan ilmu yang dimiliki, mahasiswa dapat mengabdikan dirinya dengan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di Indonesia. Salah satu permasalahan sosial yang sering dijumpai adalah pengangguran. Pengangguran ini menyebabkan kemiskinan di mana-mana. Pengangguran ini juga menyebabkan kualitas hidup masyarakat yang menurun.

Peduli dan tenggang rasa sangat penting dalam mewujudkan adanya perubahan. Sebagai mahasiswa, kita harus peduli terhadap negara sendiri dengan kondisi dan keadaan perkembangan yang dialami. Dengan adanya kepedulian dan tenggang rasa terhadap lingkungan sekitar kita, tidak ada hal yang tidak mungkin untuk diubah.

Peran mahasiswa bagi bangsa dan negeri ini bukan hanya duduk di depan meja dan menangkap materi yang disampaikan oleh dosen, akan tetapi mahasiswa juga mempunyai berbagai perannya dalam melaksanakan perubahan untuk bangsa Indonesia, peran tersebut adalah sebagai generasi penerus yang melanjutkan dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan pada masyarakat, sebagai generasi pengganti yang menggantikan masyarakat yang sudah rusak moral dan perilakunya, dan juga sebagai generasi penerus yang memperbaiki dan memperbaharui kerusakan dan penyimpangan negatif yang ada pada suatu masyarakat.

Peran ini senantiasa harus terus terjaga dan terpartri didalam diri setiap mahasiswa Indonesia baik yang ada didalam negeri maupun mahasiswa yang sedang belajar diluar negeri. Apabila peran ini bisa dijadikan sebagai sebuah pegangan bagi seluruh mahasiswa Indonesia, maka perubahan itu tetap akan bisa terus bersemayam dalam diri seluruh mahasiswa Indonesia dimana pun mereka berada.

Terkadang masalah sepele akan menjadi kompleks jika tidak ada solidaritas di antara sesama kita. Kami berharap tak akan ada lagi perselisihan di negeri kita tercinta sehingga cita-cita bangsa Indonesia akan tercapai. Kami meyakini bahwa kunci tercapainya cita-cita itu ada di tangan para generasi muda. Oleh karena itu, tetaplah semangat dalam meraih apa yang telah menjadi tujuan hidup kita.

Elen Reksono 121610005
Felicia F.Anjaya 121610007
Nadya C. Yumana 121610015
Sharon Teng 121610022
   


Komentar

Postingan Populer